Kamis, 22 Maret 2012

Ketika Ayam bertelur Mandul

Aku bertanya, ada berapa Fakultas yang melahirkan Sarjana Pendidik ? tapi kebodohan dimana-mana, ada berapa Fakultas yang melahirkan sarjana  kesehatan ? tapi yang sekarat berjubel-jubel antrinya, Berapa banyak Fakultas yang melahirkan sarjana Hukum ? Tapi moral kita porak poranda, Ada berapa banyak Fakultas yang melahirkan Sarjana ekonomi ? Tapi kemiskinan menjerit - jerit, Ada berapa banyak Fakultas yang melahirkan Sarjana Teknologi ? tapi mengapa kita masih manual ? Ada berapa banyak Fakultas yang melahirkan Sarjana IPA - MTK. tapi tetap saja hitung-hitungan jadi musuh besar kita,
Mau berapa banyak lagi sarjana-sarjana ini lahir ? Mau berapa lama lagi mereka atau kami atau saya mondar mandir mencari mimpi ?
"Ketika kalian memberikan kepemimpinan bukan kepada ahlinya, maka yang perlu kalian tunggu, hanyalah kehancurannya saja"

Dan pada akhirnya, kami, atau mereka, atau saya, yang berjuang mati-matian, di jejalkan teori sebanyak mungkin, kemudian menguji cobakannya dalam beragam bentuk, dan pada akhirnya menguap begitu saja,.
Demikian juga ketika Pemerintah menaikkan BBM, aku jadi bertanya lagi "Perlukan menaikkan ini" Ketika Pemerintah bilang ada BLTSM, kok seperti beli kucing dalam karung, tidak jelas kucing apa, kaki berapa, telinga apa. Ketika ada subsidi untuk transportasi 5 T, mau di buat apa ?
Lalu apa gunanya mencabut subsidi kalau hanya untuk dibuang - buang begitu saja, hanya akan mericuhkan warga miskin yang berjubel - jubel mengantri, hanya menambah kenyang pemenang Tender, hanya akan menambah panjang daftar kebodohan sebodoh - bodohnya yang kita buat,,
Semoga, Allah Tuhan semesta Alam Yang Maha Kaya, merestui NKRI ini lagi,, semoga kita tak terbiasa makan ikan yang bukan dari pancing kita sendiri,,,, Amin,....
Ya' Ismail Ahbar
Mahasiswa FKIP PG - PAUD
Universitas Tanjung Pura
Pontianak

Tidak ada komentar:

Posting Komentar